<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Meja Tulis</title>
	<atom:link href="http://mejatulis.com/blog/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mejatulis.com/blog</link>
	<description>Blog tentang kehidupan dan humor</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Aug 2011 01:29:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kekuatan Otak</title>
		<link>http://mejatulis.com/blog/?p=918</link>
		<comments>http://mejatulis.com/blog/?p=918#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2011 14:06:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[brain power]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan otak]]></category>
		<category><![CDATA[kognitif]]></category>
		<category><![CDATA[memori]]></category>
		<category><![CDATA[memory]]></category>
		<category><![CDATA[mental]]></category>
		<category><![CDATA[neuroplasticity]]></category>
		<category><![CDATA[neuroplastisitas]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mejatulis.com/blog/?p=918</guid>
		<description><![CDATA[<p>Hidup sampai usia tua tidak banyak menyenangkan jika Anda tidak dapat mengingat apa pun. Tidak peduli berapa usia Anda, Anda dapat melindungi memori Anda dan pikiran Anda tetap tajam dengan satu kebiasaan: latihan mental setiap hari. Berlatih dengan konsisten, dan pada akhir bulan, Anda akan memiliki kebiasaan baru untuk meningkatkan kemampuan otak Anda yang akan membuka jalan bagi kehidupan yang panjang dan berkesan! Ini berasal dari kebiasaan yang ditemukan dalam <p>Continue reading <a href="http://mejatulis.com/blog/?p=918">Kekuatan Otak</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup sampai usia tua tidak banyak menyenangkan jika Anda tidak dapat mengingat apa pun. Tidak peduli berapa usia Anda, Anda dapat melindungi memori Anda dan pikiran Anda tetap tajam dengan satu kebiasaan: latihan mental setiap hari. Berlatih dengan konsisten, dan pada akhir bulan, Anda akan memiliki kebiasaan baru untuk meningkatkan kemampuan otak Anda yang akan membuka jalan bagi kehidupan yang panjang dan berkesan!<br />
<a href="http://mejatulis.com/blog/wp-content/uploads/2011/08/adm_brainhealth.jpg"><img src="http://mejatulis.com/blog/wp-content/uploads/2011/08/adm_brainhealth-300x219.jpg" alt="Brain Power" title="adm_brainhealth" width="300" height="219" class="alignleft size-medium wp-image-929" /></a><br />
Ini berasal dari kebiasaan yang ditemukan dalam Program Panjang Umur 2011, rencana selama setahun dari kegiatan bulanan yang berasal dari kebiasaan orang orang yang berumur diatas 100 tahun dari seluruh dunia. Ide dari program ini adalah bahwa dengan memilih aktivitas yang sederhana dan melakukannya setiap hari, Anda secara bertahap akan mengembangkan 12 kebiasaan sehat baru pada akhir tahun.</p>
<p><strong>Kebiasaan Bulan Ini : Lakukan latihan peningkatkan otak setiap hari</strong></p>
<p>Berikut ini alasannya: Meskipun Anda mungkin tidak bisa mengajar anjing tua trik baru, Anda pasti dapat mengajarkan otak Anda beberapa trik baru. Para ilmuwan telah menemukan bahwa otak manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk beradaptasi dan berubah &#8211; kemampuan yang disebut <em>neuroplastisitas</em>.Dengan stimulasi yang tepat, otak Anda dapat membentuk jalur saraf baru, membantu meningkatkan kemampuan kognitif, meningkatkan kemampuan Anda untuk mempelajari informasi baru, dan meningkatkan kemampuan memori Anda.</p>
<p>Pada saat Anda dewasa, otak Anda telah mengembangkan jutaan jalur saraf yang membantu Anda memecahkan masalah yang Anda alami dan memroses informasi dengan kecepatan yang tinggi. Tapi mengandalkan jalur yang sudah usang ini tidak memberikan stimulasi yang diperlukan otak Anda untuk terus berkembang. Teka-teki Mental otak yang dilakukan setiap hari membantu memperkuat otak Anda dengan mengaktifkan jalur saraf baru. Satu hal yang perlu diingat: aktivitas yang Anda pilih harus sedikit keluar dari zona kenyamanan Anda. Jika Anda memilih sesuatu yang Anda sudah kuasai, walaupun itu menuntut intelektual, ini bukan pilihan yang optimal untuk melatih otak Anda. Juga, cobalah untuk berlatih sekitar waktu yang sama setiap hari, karena siklus yang konsisten membantu dalam pengembangan jalur saraf baru.</p>
<p><strong>Latihan Peningkatan-Otak</strong></p>
<p>Latihan otak ini membantu meningkatkan kapasitas otak pada orang muda dan mengembalikan kemampuan mental yang menurun pada orang tua.</p>
<ol>
<li><strong>Gunakan atau hilang dengan latihan kognitif:</strong> Hafalkan puisi, bermain catur, menikmati teka-teki silang yang menantang, menghafal nomor telepon dalam hati, menjumlah angka tanpa kalkulator, mempelajari lirik untuk lagu baru, atau menghafal daftar belanja &#8211; asalkan itu sesuatu yang baru untuk Anda. Tetap tantang diri Anda dengan tugas-tugas baru.</li>
<p></p>
<li><strong>Gunakan tangan non-dominan Anda:</strong> Jika Anda pengguna tangan kanan, gunakan tangan kiri untuk makan, menyisir rambut Anda, menggosok gigi, menulis nama Anda, atau cobalah menempatkan mouse-pad Anda di sisi lain dari keyboard. Latihan tangan non-dominan ini merangsang komunikasi antara dua belahan otak, membantu meningkatkan kapasitas mental serta keseimbangan fisik. Ide lain: tai chi dan yoga adalah aktivitas fisik yang melatih untuk menggunakan sisi kanan dan kiri tubuh anda dengan seimbang.</li>
</ol>
<p><strong>Hadiahi diri Anda sendiri</strong></p>
<p>Jika Anda tetap pada rencana anda hampir setiap hari, pikirkan cara untuk menghadiahi diri sendiri. Anda cenderung akan lebih dapat mencapai tujuan Anda bila ada bonus di garis finish.</p>
<p><strong>Tetap di jalur</strong></p>
<p>Untuk tetap berada di jalur, tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan ini setiap hari. Membuat catatan tertulis dari jawaban setiap hari akan membantu Anda tetap pada rencana dan mungkin memberikan wawasan untuk membuat Anda tetap terinspirasi.</p>
<ul>
<li>Apakah Anda melakukan satu latihan peningkatan otak setiap hari? Pengalamannya seperti apa?</li>
<p></p>
<li>Bagaimana perasaan Anda saat ini dibandingkan dengan hari sebelumnya? Bagaimana dibandingkan dengan satu minggu yang lalu? Anda mungkin merasakan bahwa Anda memproses informasi baru lebih cepat dan Anda mungkin merasa lebih waspada.</li>
<p></p>
<li>Apa hambatan yang menghalangi Anda melakukan latihan mental Anda setiap hari? Apa yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan hambatan?</li>
<p>
</ul>
<p><strong>Mewujudkannya! Sebuah jawaban untuk setiap alasan</strong></p>
<ul>
<li><strong>Satu hari terlewat?</strong> Kadang-kadang, ketika sangat sibuk, Anda mungkin akan melewatkan satu atau dua hari. Tapi, Anda tidak gagal! Biarkan itu dan pertimbangkan suatu alasan untuk melewatkan beberapa hari. Apa yang akan Anda lakukan secara berbeda untuk hasil yang lebih sukses? Cukup mempertegas komitmen, membuat penyesuaian, dan lanjutkan. Jangan pernah menyerah!</li>
<p></p>
<li><strong>Terlalu membosankan.</strong> Lakukan aktivitas mental yang menyenangkan Anda. Jika contoh di atas tidak cocok untuk Anda, cobalah aktivitas menarik lain yang memerlukan usaha mental dan memperluas pengetahuan Anda. Beberapa contoh adalah belajar bahasa baru, atau belajar perangkat teknologi canggih. Cobalah olahraga atau kegiatan fisik lainnya yang belum pernah Anda coba sebelumnya, seperti chi-kung atau kelas dansa zumba.</li>
<p></p>
<li><strong>Lupa untuk berlatih.</strong> Mulai dengan sederhana. Jika Anda tidak dapat mengingat untuk melakukan latihan otak setiap hari, cobalah membangun dari kebiasaan sehari-hari yang Anda sudah memiliki. Sikat gigi dengan tangan non-dominan Anda. Dalam perjalanan Anda, ingatlah tanda-tanda di sekitar Anda dan kemudian mengulangnya dalam memori. Pada saat yang kosong, cobalah untuk mengingat setiap ulang tahun dari orang yang Anda kenal.</li>
</ul>
<p><strong>Pada akhir bulan:</strong> Jika Anda telah melakukan satu latihan mental per hari, ada kemungkinan bahwa Anda telah membuat kebiasaan baru untuk meningkatkan otak. Terus lakukan dengan baik.</p>
<p>Semoga Anda hidup lama, kuat hidup, dan hidup bahagia!</p>
<p>-Dr.Mao</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mejatulis.com/blog/?feed=rss2&#038;p=918</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Serangan Jantung dan Minum Air Hangat</title>
		<link>http://mejatulis.com/blog/?p=898</link>
		<comments>http://mejatulis.com/blog/?p=898#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Aug 2011 13:39:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mejatulis.com/blog/?p=898</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ini adalah artikel yang sangat baik. Tidak hanya mengenai minum air hangat setelah makan, tapi tentang Serangan Jantung. Orang Cina dan Jepang minum teh panas pada saat mereka makan, bukan air dingin, mungkin sudah waktunya kita mengadopsi kebiasaan minum mereka sewaktu makan.</p> <p>Bagi mereka yang suka minum air dingin, artikel ini untuk Anda. Memang enak minum minuman dingin setelah makan. Namun, air dingin akan memadatkan minyak yang baru saja anda <p>Continue reading <a href="http://mejatulis.com/blog/?p=898">Serangan Jantung dan Minum Air Hangat</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah artikel yang sangat baik. Tidak hanya mengenai minum air hangat setelah makan, tapi tentang Serangan Jantung. Orang Cina dan Jepang minum teh panas pada saat mereka makan, bukan air dingin, mungkin sudah waktunya kita mengadopsi kebiasaan minum mereka sewaktu makan.<a href="http://mejatulis.com/blog/wp-content/uploads/2011/08/1.jpg" target="_blank"><img class="alignleft size-medium wp-image-899" title="Dada dan jantung" src="http://mejatulis.com/blog/wp-content/uploads/2011/08/1-300x237.jpg" alt="Dada dan jantung" width="238" height="188" /></a></p>
<p>Bagi mereka yang suka minum air dingin, artikel ini untuk Anda. Memang enak minum minuman dingin setelah makan. Namun, air dingin akan memadatkan minyak yang baru saja anda konsumsi. Ini akan memperlambat pencernaan. Sekali &#8216;lumpur&#8217; ini bereaksi dengan asam, ia akan di pecah dan diserap oleh usus lebih cepat daripada makanan padat. Dalam waktu singkat, ini akan berubah menjadi lemak dan bisa mengakibatkan kanker. Cara terbaik adalah untuk minum sup panas atau air hangat setelah makan.</p>
<p><strong>Gejala Umum Dari Serangan Jantung&#8230;</strong><br />
Peringatan penting tentang serangan jantung &#8211; Anda harus tahu bahwa tidak setiap gejala serangan jantung adalah nyeri di lengan sebelah kiri. Waspadai rasa sakit di rahang.<a href="http://mejatulis.com/blog/wp-content/uploads/2011/08/2.jpg" target="_blank"><img class="size-medium wp-image-902 alignright" title="Jantung" src="http://mejatulis.com/blog/wp-content/uploads/2011/08/2-290x300.jpg" alt="Jantung" width="282" height="292" /></a></p>
<p>Anda mungkin tidak akan merasa nyeri dada yang pertama selama serangan jantung. Mual dan banyak berkeringat juga merupakan gejala umum. 60% orang yang mengalami serangan jantung ketika mereka sedang tidur tidak terbangun. Rasa sakit di rahang bisa membangunkan kita dari tidur nyenyak. Berhati-hati dan waspadalah. Semakin banyak kita tahu, semakin besar kesempatan kita bisa bertahan hidup.</p>
<p>Seorang ahli jantung mengatakan jika semua orang yang membaca pesan ini mengirimkannya ke 10 orang, Anda dapat yakin bahwa kita akan menyelamatkan setidaknya satu nyawa. Baca ini dan beritahu teman anda. Hal ini bisa menyelamatkan hidup&#8230; Jadi, jadilah teman sejati dan kirimkan artikel ini ke semua teman yang Anda peduli.</p>
<p><strong>Informasi Berharga!</strong><br />
Waktu yang tepat untuk minum air, akan memaksimalkan efektivitasnya pada tubuh manusia.<br />
Dua  (02) gelas air &#8211; Setelah bangun &#8211; Membantu mengaktifkan organ internal<br />
Satu (01) gelas air &#8211; 30 menit sebelum makan &#8211; membantu pencernaan<br />
Satu (01) gelas air &#8211; Sebelum mandi &#8211; Membantu menurunkan tekanan darah<br />
Satu (01) gelas air &#8211; Sebelum tidur &#8211; Untuk menghindari stroke atau serangan jantung</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mejatulis.com/blog/?feed=rss2&#038;p=898</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wireless</title>
		<link>http://mejatulis.com/blog/?p=891</link>
		<comments>http://mejatulis.com/blog/?p=891#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 03:51:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>
		<category><![CDATA[fiber optic]]></category>
		<category><![CDATA[kaca]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[tembaga]]></category>
		<category><![CDATA[wireless]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mejatulis.com/blog/?p=891</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tiga negara, yaitu Amerika, Inggris, dan Indonesia berlomba-lomba menentukan siapa diantara mereka yang lebih dulu menggunakan teknologi canggih dengan meneliti keadaan tanah negaranya masing-masing untuk melihat siapa yang terhebat di masa yang lalu.</p> <p>Disepakati penelitian dimulai dari Amerika terus Inggris dan terakhir Indonesia.</p> <p>Di Amerika, setelah penggalian sudah mencapai 1000 meter maka ditemukan kabel tembaga, maka Team Amerika dengan bangganya menyimpulkan bahwa 1500 tahun yang lalu telah dibangun jalur telepon <p>Continue reading <a href="http://mejatulis.com/blog/?p=891">Wireless</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga negara, yaitu Amerika, Inggris, dan Indonesia berlomba-lomba menentukan<br />
siapa diantara mereka yang lebih dulu menggunakan teknologi canggih dengan<br />
meneliti keadaan tanah negaranya masing-masing untuk melihat siapa yang<br />
terhebat di masa yang lalu.</p>
<p>Disepakati penelitian dimulai dari Amerika terus Inggris dan terakhir Indonesia.</p>
<p>Di Amerika, setelah penggalian sudah mencapai 1000 meter maka ditemukan<br />
kabel tembaga, maka Team Amerika dengan bangganya menyimpulkan bahwa 1500<br />
tahun yang lalu telah dibangun jalur telepon dengan memakai tembaga di<br />
Amerika.</p>
<p>Di Inggris, setelah penggalian sudah mencapai kedalaman 1000 m tidak<br />
ditemukan kabel tembaga, tetapi setelah mencapai kedalaman 1500 m ditemukan<br />
serpihan kaca maka Team Inggris tersebut dengan bangganya menyimpulkan bahwa<br />
2500 tahun yang lalu telah dibangun jalur komunikasi dengan memakai Fiber<br />
Optik di Inggris.</p>
<p>Dan terakhir di Indonesia, setelah penggalian sudah mencapai kedalaman 1500<br />
m bahkan 2000 m sampai seterusnya tidak ditemukan apa-apa. Lalu dengan<br />
sangat bangganya, maka Team Indonesia menyimpulkan bahwa 5000 tahun yang<br />
lalu komunikasi di sini telah menggunakan Wireless.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mejatulis.com/blog/?feed=rss2&#038;p=891</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berapa saya harus menabung?!</title>
		<link>http://mejatulis.com/blog/?p=884</link>
		<comments>http://mejatulis.com/blog/?p=884#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2011 14:11:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[cash flow]]></category>
		<category><![CDATA[hemat]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[penghematan]]></category>
		<category><![CDATA[perputaran uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mejatulis.com/blog/?p=884</guid>
		<description><![CDATA[<p>Oleh: John D.Buerger</p> <p>Berapa banyak dari penghasilan yang harus anda tabung?</p> <p>Prinsip umum yang praktis mengatakan 10 persen dari penghasilan sebaiknya anda simpan.</p> <p>&#8220;Tapi 10 persen dari pendapatan itu besar!&#8221; adalah respons yang umum. Menyimpan uang sebanyak itu tampak begitu sulit sehingga kebanyakan orang bahkan tidak mencobanya. Itulah sebabnya mengapa banyak orang tidak mempunyai tabungan yang cukup bahkan banyak berhutang. </p> <p>10 Persen Tidak Cukup Berikut adalah penemuan nyata: berdasarkan <p>Continue reading <a href="http://mejatulis.com/blog/?p=884">Berapa saya harus menabung?!</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: John D.Buerger</p>
<p>Berapa banyak dari penghasilan yang harus anda tabung?</p>
<p>Prinsip umum yang praktis mengatakan 10 persen dari penghasilan sebaiknya anda simpan.</p>
<p>&#8220;Tapi 10 persen dari pendapatan itu besar!&#8221; adalah respons yang umum. Menyimpan uang sebanyak itu tampak begitu sulit sehingga kebanyakan orang bahkan tidak mencobanya. Itulah sebabnya mengapa banyak orang tidak mempunyai tabungan yang cukup bahkan banyak berhutang. </p>
<p><strong>10 Persen Tidak Cukup<br />
</strong><br />
Berikut adalah penemuan nyata: berdasarkan penelitian yang diterbitkan baru-baru ini, tingkat tabungan rata-rata seharusnya 16 sampai 20 persen dari pendapatan rumah tangga bukan 10 persen.</p>
<p>Enam belas sampai 20 persen?! Wadooh!</p>
<p>Jika 10 persen saja begitu sulit sehingga sebagian besar orang bahkan tidak berani mencobanya, bagaimana mungkin anda menabung 20 persen? Sungguh menyedihkan..</p>
<p><strong>Tugas yang tidak mungkin.</strong></p>
<p>Mari kita lihat apakah kita dapat membuat keringanan dalam target penghematan 20 persen yang tampaknya mustahil.</p>
<p>Sebagai Perencana Keuangan, saya telah memeriksa banyak kasus dari klien saya selama bertahun-tahun. Karena saya percaya kekayaan sejati dibangun dari manajemen perputaran uang (bukan manajemen investasi), saya telah sangat memperhatikan atas keberhasilan dan kegagalan berbagai strategi penghematan.</p>
<p>Berikut ini adalah beberapa langkah yang berhasil:</p>
<p><strong>Langkah # 1: Buang kelebihan</strong></p>
<p>Hampir setiap orang dapat mengidentifikasi 5 persen penghematan perputaran uang (cash flow) hanya dengan memperhatikan rincian biaya. Gunakan perencana anggaran online untuk mencatat setiap uang yang anda keluarkan.</p>
<p>Ketika anda melihat biaya yang mengejutkan, anda akan menemukannya dengan mudah dan memangkas pengeluaran itu. </p>
<p><strong>Langkah # 2: Memahami Nilai</strong></p>
<p>Luangkan waktu sejenak untuk berpikir tentang hal yang paling penting dalam hidup anda. Inlah nilai-nilai anda. Bagi kebanyakan orang, nilai-nilai tingkat atas termasuk hubungan, keluarga dan pengalaman khusus. Hal-hal tersebut hampir tidak pernah termasuk &#8220;barang&#8221; (benda nyata). Manusia terprogram untuk tertarik pada benda-benda baru, tetapi daya tarik itu tidak bertahan lama dan benda tersebut akan segera terlupakan.</p>
<p>Berikut adalah contohnya: ingat baju baru yang &#8220;harus anda miliki&#8221; pada tahun 2010? Saya pun tidak. Sama hal nya dengan hampir semua &#8220;makan di restoran&#8221; &#8211; itu semua bukan hal khusus untuk diingat.</p>
<p>Ada pepatah &#8220;siapa yang mati dengan mainan terbanyak menang&#8221;, tetapi itu bukan yang terlintas dalam pikiran mereka pada saat menjelang kematiannya.</p>
<p><strong>Langkah # 3: Bayar Nilai</strong></p>
<p>Setiap kali anda dihadapkan dengan keputusan pembelanjaan, ambil waktu sejenak untuk bertanya pada diri sendiri, &#8220;Apakah memiliki ini benar-benar penting bagi saya? Seberapa penting?&#8221;</p>
<p>Bandingkan jawaban anda untuk betapa pentingnya memiliki sesuatu yang berbeda yang benar-benar anda hargai dalam hidup anda. Pahami bahwa setiap uang yang anda belanjakan pada satu hal adalah uang yang tidak dapat anda belanjakan untuk sesuatu yang lain yang mungkin anda nilai lebih berharga.</p>
<p><strong>Langkah # 4: Ubah Cara Pikir Anda</strong></p>
<p>Langkah terakhir adalah mengubah perspektif anda dalam melihat masing-masing keputusan pembelian. Kecenderungan kita adalah untuk melihat biaya dibandingkan dengan pendapatan tahunan pribadi kita: &#8220;Saya menghasilkan 100 juta setahun. Ini adalah pembelian 50 ribu. Lima puluh ribu tidak ada artinya dibandingkan dengan 100 juta, sehingga biaya itu tidak signifikan.&#8221; Atau, &#8221; biaya ini nihil dan saya menginginkannya.&#8221;</p>
<p>Ketika otak anda melakukan analisis biaya-manfaat &#8211; anda akhirnya melakukan pembelian.</p>
<p>Tetapi bagaimana jika anda membandingkan keputusan pembelian 50 ribu terhadap uang yang BENAR-BENAR dapat anda kendalikan. Bagi kebanyakan orang &#8220;pengendalian biaya&#8221; berakhir menjadi 300-400 ribu per minggu untuk semuanya termasuk makanan, pakaian dan hiburan &#8211; pengeluaran biaya yang benar-benar terencana. Sisa dari uang yang anda habiskan setiap minggu adalah untuk membayar pajak atau memenuhi kewajiban sebelumnya seperti uang sewa, listrik dan air, pembayaran cicilan dan bensin untuk mobil anda.</p>
<p>Sekarang keputusan 50 ribu itu adalah signifikan (dibandingkan dengan 300 ribu yang harus anda keluarkan dalam seminggu), anda mungkin berpikir dua kali mengenai pengeluaran itu.</p>
<p><strong>Anda Dapat Lakukan Ini</strong></p>
<p>Dengan menerapkan empat langkah mudah ini anda dapat memangkas 10 sampai 15 persen dari pengeluaran anda saat ini tanpa mengorbankan apa pun yang benar-benar penting bagi anda. Anda hanya lebih berhemat pada hal-hal yang tidak penting.</p>
<p>Saya telah melihat banyak kasus di mana klien benar-benar telah mampu melebihi target 20 persen tingkat tabungan dan dalam setiap kasus mereka mengatakan mereka tidak pernah sebahagia ini.</p>
<p><strong><em>John Buerger</em></strong> adalah Perencana Keuangan profesional berlisensi dan penasihat investasi yang terdaftar yang memberikan nasihat keuangan pribadi secara online. John adalah pelatih kekayaan dan pelopor penasehat online yang mengajarkan kepada klien untuk membuat pilihan keuangan yang lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mejatulis.com/blog/?feed=rss2&#038;p=884</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sopir</title>
		<link>http://mejatulis.com/blog/?p=865</link>
		<comments>http://mejatulis.com/blog/?p=865#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2011 12:32:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[10 hukum Allah]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[upah dosa maut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mejatulis.com/blog/?p=865</guid>
		<description><![CDATA[<p>Seorang sopir tiba-tiba diberhentikan oleh seorang polisi. Padahal si sopir mengemudi dengan baik dan tidak melakukan kesalahan apapun.</p> <p>Polisi itu berkata,&#160; “Saya memberhentikan anda karena anda mengemudi dengan kecepatan 60 km per jam di area sekolah.&#160; Sudah ada 10 rambu peringatan untuk mengemudi dengan kecepatan 15 km per jam namun anda mengabaikan semuanya.”</p> <p>Sama seperti sopir itu telah diberi 10 rambu peringatan,&#160; Allah juga memberikan kepada kita sepuluh peringatan didalam <p>Continue reading <a href="http://mejatulis.com/blog/?p=865">Sopir</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang sopir tiba-tiba diberhentikan oleh seorang polisi. Padahal si sopir mengemudi dengan baik dan tidak melakukan kesalahan apapun.</p>
<p>Polisi itu berkata,&nbsp; “Saya memberhentikan anda karena anda mengemudi dengan kecepatan 60 km per jam di area sekolah.&nbsp; Sudah ada 10 rambu peringatan untuk mengemudi dengan kecepatan 15 km per jam namun anda mengabaikan semuanya.”</p>
<p>Sama seperti sopir itu telah diberi 10 rambu peringatan,&nbsp; Allah juga memberikan kepada kita sepuluh peringatan didalam Alkitab. Yaitu Sepuluh Hukum Allah.<br />
Pernahkah anda berbohong,&nbsp; mencuri,&nbsp; atau bersumpah dengan nama Allah? Jika anda sama seperti saya,&nbsp; maka jawabannya adalah pernah.</p>
<p>Dengarkan apa kata Alkitab:</p>
<ul>
<li>Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu,&nbsp; tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya,&nbsp; ia bersalah terhadap seluruhnya. (Yakobus 2:10 )</li>
</ul>
<p>Allah berkata dengan melanggar salah satu hukum. Itu berarti kita sudah berdosa dan sama saja dengan melanggar semua hukum itu,&nbsp; termasuk berzinah dan membunuh.</p>
<ul>
<li>Hukuman Allah untuk dosa kita adalah kematian. (Sebab upah dosa ialah maut).<br /> (Roma 6:23a)</li>
</ul>
<p>Jika cerita ini berakhir disini maka tidak ada harapan untuk kita.</p>
<p>On-Tract.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mejatulis.com/blog/?feed=rss2&#038;p=865</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perilaku Warga Surgawi (Citizens of Heaven)</title>
		<link>http://mejatulis.com/blog/?p=856</link>
		<comments>http://mejatulis.com/blog/?p=856#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2011 14:15:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Focus]]></category>
		<category><![CDATA[citizen]]></category>
		<category><![CDATA[heaven]]></category>
		<category><![CDATA[perilaku]]></category>
		<category><![CDATA[warga surgawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mejatulis.com/blog/?p=856</guid>
		<description><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';">Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya (Fil 3:20-21). </p> <p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p> <p style="margin: 0.0px <p>Continue reading <a href="http://mejatulis.com/blog/?p=856">Perilaku Warga Surgawi (Citizens of Heaven)</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';"><em>Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya (Fil 3:20-21). </em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';">Pasal 3 Kitab Filipi menggambarkan hak istimewa yang dimiliki oleh orang yang telah menerima Kristus sebagai juru selamat. Hak itu adalah hak kewargaan Surgawi. Dengan menjadi warga negara dari suatu negara, maka secara otomatis akan memperoleh perlindungan dari negara tersebut. Makin besar negara tersebut, kita akan makin mendapat jaminan apabila mengalami suatu  masalah di negara lain dan pasti akan ada pembelaan. Itu sebabnya makanya paspor Amerika dapat dijual sangat mahal dan dijadikan sasaran pencurian. Begitu seseorang sah memiliki paspor itu, maka dia mendapat hak perlindungan dari negara Amerika Serikat yang besar dan digdaya. Kalau saudara ada di luar negeri dan mendapatkan masalah, saudara dapat pergi ke kedutaan Indonesia dengan menunjukkan paspor yang menyatakan bahwa saudara adalah warga Negara Indonesia. Pasti saudara akan mendapatkan pertolongan dari kedutaan besar Indonesia. Jadi sangat penting saudara mempunyai tanda kewarganegaraan.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';">Paulus mengerti sekali hak istimewa menjadi warga negara dari kerajaan Roma. Beberapa tahun sebelum ia menulis surat kepada jemaat di Filipi, dia pernah dipenjarakan di Filipi. Para pembesar, para politisi dan semua orang yang mendakwa Paulus, memenjarakan dia dengan semena-mena. Dalam Kisah 16:35-39 disebutkan bahwa kemudian para pendakwa itu menjadi takut dan minta maaf kepada Paulus. Hal ini terjadi sesudah mereka mengetahui bahwa ternyata Paulus adalah warga kerajaan Roma. Paulus mempunyai hak istimewa. Kewarganegaraan Roma bisa dibeli tapi dengan harga yang sangat mahal seperti yang dilakukan oleh kepala pasukan yang menahan Paulus (Kisah 22:27-28). Jadi menjadi warga kerajaan Roma adalah hak istimewa dan tidak sembarang orang dapat memilikinya.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';">Dalam kenangan itu, Paulus mengingatkan kepada jemaat Filipi: “Kamu semua sebenarnya bukan hanya warga negara biasa. Karena kamu sudah menerima Kristus, maka kamu adalah warga negara Surgawi. Dan tentu saja memiliki  hak-hak istimewa.” Saat ini kepada seluruh jemaat dan komunitas Agape, saya mau mengumumkan bahwa kita semua, selain sebagai warga Negara Indonesia, kita adalah warga negara Surga. Haleluya.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';">Bapa surgawi mengutus malaikat untuk melayani kita semua orang percaya yang adalah warga negara Surga. Dalam Ibrani 1:14 disebutkan: “Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?” Jadi salah satu hak istimewa sebagai warga Surga adalah mendapatkan pelayanan dan perlindungan dari malaikat. Kalau saudara sudah mengerti kondisi ini sudah seharusnya kehidupan saudara berubah. Jangan sembarangan mengisi kehidupan ini dengan sesuatu yang bernilai sementara yang dikagumi oleh dunia namun tidak memiliki nilai kekekalan.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';">Rick Warren dalam bukunya <em>The Purpose Driven Life</em> mengatakan bahwa hidup  di dunia ini adalah penugasan sementara (<em>temporary assignment</em>). Ketika kita hidup di bumi ini, kita adalah pemegang <em>green card</em>. Kita boleh bekerja, mencari nafkah, tetapi kewargaan kita tetap dari negara asal kita yaitu Kerajaan Surga. Kita tidak ngotot untuk seolah-olah hidup di dunia ini seribu tahun lagi. Kita seharusnya lebih mementingkan hal-hal lain daripada mencari perkara duniawi yang tidak permanen. Kita adalah duta dari surga yang berbeda dengan mereka yang tidak mempunyai kewargaan Surgawi. Mereka bekerja keras karena mereka pikir mereka akan ada disini selama lamanya. Atau mereka pikir ya udah memang begini cara hidup dunia ini, ya kita ikuti aja. Saudara harus mengerti bahwa kita tidak seperti itu. Kita berbeda. Ada 5 perilaku yang menunjukkan ciri khas dari warga kerajaan surga, yang berbeda dengan dunia:</p>
<ol style="list-style-type: decimal;">
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';"><span style="white-space: pre;"> </span>Mampu bersukacita dalam segala keadaan. </li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"><em> </em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';"><em>“Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan</em> <em>(Filipi 3:1).”</em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';">Kemampuan bersukacita dan mengucap syukur dalam segala keadaan adalah ukuran kerohanian seseorang. Bukan caranya memberitakan firman Tuhan, bukan berapa banyak ayat hafalannya. Sukacita tidak sama dengan bahagia. Sukacita adalah pilihan bukan suasana hati dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan. Sukacita adalah keputusan, bukan tergantung dari apa yang terjadi. Manusia sering mengaitkan sukacita dengan perolehan apa yang dia inginkan. Aduh senangnya kalau dapat ini itu mobil baru atau rumah baru. Hal itu boleh-boleh saja, tetapi sesungguhnya sukacita adalah bukan mendapatkan apa yang kita inginkan karena kita bisa cepat bosan. Sukacita jauh lebih dalam daripada memperoleh ini dan itu. Sukacita adalah hasil dari pengertian bahwa Allah selalu memperhatikan, membela, menjaga, memberkati, memenuhi, mencukupkan kebutuhan kita dan juga percaya bahwa semua yang terjadi adalah yang terbaik. Paulus mengatakan bahwa “Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus (Roma 14:17).” Marilah menjadikan sukacita sebagai fokus dalam pelayanan di GKNS Agape.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';"><span style="white-space: pre;"> </span>Lebih mementingkan perkara rohani daripada jasmani ataupun liturgi. </li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';"><em>“Karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi, tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.  Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan (Fil 3:3-9).” </em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';">Paulus membereskan sebuah <em>issue</em> besar mengenai Kekristenan dengan aturan-aturan yang mengikat orang Yahudi. Apakah perlu mengikuti upacara Yahudi dengan sunat agar menjadi Kristen?  Dia berkata “Tidak demikian.” Paulus mengajarkan perilaku yang  berbeda. Kita perlu lebih mementingkan hati yang bersih. Motivasi dari dalam itu lebih berharga dari perbuatan. Iman dalam hati kita yang perlu dijaga. Kesucian bukan dari kumis atau penampilan yang kelihatan saleh dan ramah. Tetapi kesucian itu diukur dari hati yang sudah bertobat, hati nurani yang tidak lagi menaruh dendam. Senada dengan hal ini, Paulus mengingatkan jangan lagi memperdebatkan soal lahiriah seperti hari, jangan jamah ini, jangan kecap ini, jangan sentuh ini (Kolose 2:20-23). Ada yang bilang Sabtu adalah Sabath, sedangkan Minggu bukan, lalu berdebat soal penyelenggaraan ibadah. Janganlah kita memperdebatkan soal perilaku lahiriah karena yang lebih penting lagi adalah hati kita.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 18.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';"><span style="white-space: pre;"> </span>Mempunyai tujuan hidup yang jelas.</li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';"><em>“Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,  supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati (Fil 3:10-11).” </em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';">Dahulu Paulus punya banyak cita cita yang dia kejar dengan begitu giat. Untuk menjadi pemimpin dalam kelompok Farisi salah satu hal yang Paulus kerjakan adalah menganiaya jemaat Tuhan. Setelah bertemu dengan Tuhan, maka Paulus diubahkan dan mempunyai tujuan lain yang jelas, yaitu mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan persekutuan dalam penderitaanNya. Apa yang dulunya dianggapnya menguntungkan, sejak dia menjadi kewargaan Surga, semuanya menjadi sia sia dan tidak berarti lagi malah menjadi sampah. Ada orang yang dulunya menjadi penggemar Bruce Lee. Dia belajar seperti Bruce Lee dan menirukan gaya maupun dandanannya, tapi setelah dia menjadi manusia baru maka semuanya dia anggap seperti sampah yang tidak berguna dan dibuang. Setelah memiliki kewargaan surga, kita masuk universitas baru yaitu Universitas Pengenalan Kristus di fakultas Kebangkitan, jurusan Persekutuan dalam penderitaan-Nya. Mari jadikan pengenalan akan Kristus menjadi tujuan dalam kehidupan kita.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';"><span style="white-space: pre;"> </span>Tidak melihat ke belakang.</li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';"><em>Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus (Fil 3:12-14). </em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';">Kita harus mampu membereskan masa lalu. Bukan hanya sekedar menguburnya, tetapi membereskan sampai tuntas. Saya sering sampaikan “Bereskan <em>unfinished business</em> (masalah-masalah masa lalu yang belum selesai).” Akui kepada orang-orang yang saudara pernah rugikan supaya tidak ada urusan lagi nanti. Hadapilah dan minta maaf. Kalau saudara ada kemarahan atau dendam kepada seseorang, ampunilah dia dan jangan disimpan karena dapat menjadi kepahitan dan penyakit. Berlarilah kepada sebuah tujuan yang ada didepan kita semua. Salah satu ayat yang paling pendek, tapi paling dalam adalah ucapan Tuhan Yesus dalam Lukas 17:32: “Ingatlah istri Lot.” Tuhan mau ini menjadi peringatan bukan karena cerewetnya, bukan ingat kecantikannya. Ingatlah istri Lot yang tidak  bisa beres dengan masa lalunya. Lihat lagi, lihat lagi bahkan sampai saat meninggalkan Sodom dan Gomorah dia masih menoleh ke belakang sekalipun sudah diperingatkan jangan tengok ke sana. Jangan menoleh kepada kehidupan lama, manusia lama tetapi arahkan mata hati saudara kepada tujuan yang ada di depan yang sudah dipersiapkan Tuhan bagi kehidupan saudara sekalian.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';"><span style="white-space: pre;"> </span>Tingkatkan pengertian yang telah kita capai. </li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';"><em>“Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu. Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh (Fil 3:15-16).”</em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Arial';">Kita perlu untuk up-grade terus pengertian kita. Seperti kotbah sebelumnya kita perlu terus belajar, terus bertumbuh dan makin dalam mengikuti jejak langkah Kristus. Seperti halnya dalam pertandingan lari, pertandingan yang kita jalani bukan hanya sekedar lari cepat atau <em>sprint</em>, tetapi marathon. Teruslah rajin membaca, mendengar, menggali dan merenungkan dengar Firman Tuhan. Ikutlah dalam wadah persekutuan-persekutuan yang ada di dalam gereja maka niscaya pengertian saudara akan terus dan terus meningkat.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3.0px; text-align: justify; text-indent: -18.0px; font: 12.0px 'Arial'; min-height: 12.0px;"> </p>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mejatulis.com/blog/?feed=rss2&#038;p=856</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun Baru, Berkat Baru</title>
		<link>http://mejatulis.com/blog/?p=853</link>
		<comments>http://mejatulis.com/blog/?p=853#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Jan 2011 12:16:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Focus]]></category>
		<category><![CDATA[berkat]]></category>
		<category><![CDATA[yabes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mejatulis.com/blog/?p=853</guid>
		<description><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;">Ditahun yang baru ini ada janji Tuhan yang baru serta ada berkat yang baru. Masalahnya adalah bagaimana agar setiap kita bisa meraih apa yang telah Tuhan sediakan yang terbaik bagi kita di tahun yang baru ini.  Dalam kitab Yesaya 48 : 18, janji Tuhan mengatakan,</p> <p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;"> </p> <p style="margin: 0.0px 0.0px <p>Continue reading <a href="http://mejatulis.com/blog/?p=853">Tahun Baru, Berkat Baru</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;">Ditahun yang baru ini ada janji Tuhan yang baru serta ada berkat yang baru. Masalahnya adalah bagaimana agar setiap kita bisa meraih apa yang telah Tuhan sediakan yang terbaik bagi kita di tahun yang baru ini.  Dalam kitab Yesaya 48 : 18, janji Tuhan mengatakan,</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: center; font: 12.0px Arial;"><em>“ Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, “</em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: center; font: 12.0px Arial; min-height: 14.0px;"><em> </em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;">Suatu hal yang paling di cari manusia adalah hidup yang penuh berkelimpahan damai sejahtera dan kebahagiaan. Hal ini akan kita alami dengan satu syarat yaitu apabila kita memiliki komitmen untuk perduli dan melakukan perintah-perintah-Nya. Sungguh suatu sukacita yang tak ternilai jikalau kita hidup dan menjadi pelaku firman-Nya. Damai sejahtera yang dari Tuhan semakin nyata dalam hidup kita secara pribadi maupun juga dalam keluarga, ada damai sejahtera yang selalu mengalir bak air sungai yang tak pernah kering. Dan kebahagiaan yang dari Tuhan selalu hadir dalam hidup kita laksana gelombang laut yang tak pernah berhenti, saling menggulung yang satu dengan yang lainnya. Sebab Allah kita adalah Allah yang suka dan senang memberkati baik jasmani kita maupun rohani kita.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;">Untuk itu, mari kita afirmasi dalam hidup kita bahwa di tahun 2011 ini kita mau dipakai Tuhan untuk lebih lagi, di berkati untuk memberkati. Apa yang harus diperhatikan agar apa yang kita afirmasikan dapat terwujud?  Dalam kitab 1 Tawarikh 4 : 9-10 dikatakan,</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: center; font: 12.0px Arial;"><em>“ Yabes lebih dimuliakan daripada saudara-saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya : “Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan.” Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya : “Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku daripada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!” Dan Allah mengabulkan permintaannya itu. “</em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: center; font: 12.0px Arial; min-height: 14.0px;"><em> </em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;">Kalau kita perhatikan ketika kita membaca kitab 1 Tawarikh ini sebelum pasal 4, kesemuanya menceritakan tentang silsilah keluarga. Namun ketika menceritakan tentang Yabes, ada hal yang menarik disini yang menceritakan tentang hubungan Yabes dengan Allah dan Allah mengabulkan permintaan Yabes.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;">Ada 4 (empat) hal yang membuat doa dan harapan Yabes dikabulkan Tuhan yaitu :</p>
<ol style="list-style-type: decimal;">
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;"><strong><span style="white-space: pre;"> </span>BERSERU</strong></li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 6.0px 3px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;">Berseru beda artinya dengan berbicara, berseru artinya ada suatu dorongan keinginan dan pengharapan yang luar biasa akan doa yang dipanjatkan. Bapa kita adalah Bapa yang kaya, pemilik alam semesta. Jadi, ketika kita berdoa, panjatkan doa kita dengan berseru dan penuh pengharapan agar doa kita dikabulkan Tuhan.</p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;"><strong><span style="white-space: pre;"> </span>PERLUAS DAERAH</strong></li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 6.0px 3px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;">Maksud dari perluas daerah yakni agar kita perluas kapasitas kita. Kita percaya kalau dalam diri setiap kita, Tuhan telah menaruh benih-benih dan talenta-talenta yang luar biasa. Yang harus kita lakukan adalah meminta hikmat Tuhan agar kita dapat memaksimalkan kapasitas kita, mengoptimalkan talenta-talenta yang telah Tuhan taruh dalam diri kita, sehingga kita tidak mensia-siakan waktu yang Tuhan berikan, sebab waktu yang telah lewat tidak akan pernah kembali.</p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;"><strong><span style="white-space: pre;"> </span>PENYERTAAN TUHAN</strong></li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 6.0px 3px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;">Dalam segala perencanaan kita, jangan pernah lupa untuk menyertakan Tuhan. Sebab setiap kita boleh berencana untuk merancangkan apa yang akan kita buat dan kita tuju di tahun ini, tetapi semuanya ini akan terwujud apabila Tuhan berkenan. Kita percaya, bahwa apa yang terjadi dalam hidup kita maupun rencana kita, itu adalah yang terbaik dari Tuhan. Sebab Tuhan melindungi kita untuk menjauhkan dari malapetaka atau kegagalan.</p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;"><strong><span style="white-space: pre;"> </span>ALLAH PENYEMBUH</strong></li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 3px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;">Hal yang utama dalam diri kita adalah kesehatan, ketika kita bangun di pagi hari dan menghirup udara yang segar, ini adalah anugerah terbesar yang Tuhan berikan. Dengan kesehatan yang prima, kita bisa beraktifitas dengan baik dan Allah kita adalah dokter yang dahsyat, tabib yang ajaib, Allah Yehova Rapha, Allah penyembuh bagi kita. Oleh bilur-bilur kasih-Nya yang selalu melingkupi kita untuk menjauhkan dari segala macam penyakit, sehingga kesakitan tidak menimpa setiap kita.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial; min-height: 14.0px;"> </p>
</ol>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Arial;">Dalam kitab Galatia 3 : 29 dikatakan, bahwa kita adalah keturunan Kristus, maka kita adalah milik Kristus dan kita adalah keturunan Abraham, maka kita berhak untuk menerima semua janji-janji Tuhan.  Kita jadikan tahun 2011 ini adalah tahun kebangkitan kita untuk hidup lebih lagi didalam Tuhan  dan kita afirmasikan setiap doa dan pengharapan kita ke tangan Tuhan dan ambil komitmen untuk jadi pelaku firman Tuhan tentunya. Terus semangat, semangat terus dan tetap semangat.     Jia You&#8230;. Tuhan memberkati.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px 'Times New Roman'; min-height: 12.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: right; font: 8.0px Calibri;"><span style="font: 8.0px 'Times New Roman';"><span style="white-space: pre;"> </span></span>Pdt Timotius Hardono</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: right; font: 11.0px 'Times New Roman';"><span style="white-space: pre;"> </span><span style="font: 8.0px Calibri;">20110123</span></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px 'Times New Roman'; min-height: 12.0px;"> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mejatulis.com/blog/?feed=rss2&#038;p=853</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bercahaya Seperti Bintang</title>
		<link>http://mejatulis.com/blog/?p=849</link>
		<comments>http://mejatulis.com/blog/?p=849#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 05:08:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Focus]]></category>
		<category><![CDATA[bersekutu]]></category>
		<category><![CDATA[rendah hati]]></category>
		<category><![CDATA[team player]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mejatulis.com/blog/?p=849</guid>
		<description><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; text-indent: 36.0px; font: 12.0px 'Arial Narrow';">Filipi 2:14-18 &#8211; Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa <p>Continue reading <a href="http://mejatulis.com/blog/?p=849">Bercahaya Seperti Bintang</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; text-indent: 36.0px; font: 12.0px 'Arial Narrow';">Filipi 2:14-18 &#8211; <em>Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah. Tetapi sekalipun darahku dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian. Dan kamu juga harus bersukacita demikian dan bersukacitalah dengan aku.</em> Ini adalah sebuah doa Paulus ketika dipenjara.  Visi atau tujuan dari Paulus yang membangun sebuah gereja bukanlah untuk menjadi gereja besar, terkenal atau hebat. Tapi tujuan Paulus adalah supaya setiap orang yang datang ke gereja satu hari bisa bercahaya seperti bintang ditengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan sesat. Supaya dapat menjadi penuntun atau panutan; lurus ditengah-tengah orang yang licik. Tulus ditengah-tengah orang yang mempunyai agenda tersembunyi, jujur ditengah-tengah angkatan yang suka berpura-pura. Memegang Firman kehidupan ditengah-tengah orang yang sesat yang percaya kepada takhayul, dukun, mistik dan paranormal.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; text-indent: 36.0px; font: 12.0px 'Arial Narrow';">Paulus rela bersusah payah, mempertaruhkan darahnya demi jemaat Filipi supaya menjadi bintang yang tetap, bukan seperti meteor. Banyak gereja seperti meteor. Berapa tahun bersinar terang, habis itu, nyaris tak terdengar suaranya. Orang Kristen tidak boleh seperti meteor, tapi harus tetap bercahaya ditengah angkatan yang gelap. Inilah tujuan keberadaan GKNS – supaya SEMUA jemaat menjadi bercahaya ditengah-tengah dunia yang gelap. Ada 4 hal bagaimana kita bisa bercahaya:</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; text-indent: 36.0px; font: 12.0px 'Arial Narrow';"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 10.0px 0.0px; text-align: justify; text-indent: 36.0px; font: 12.0px 'Arial Narrow';"><strong>1) Kerjakan keselamatan dengan takut dan gentar (Fil 2:12-14).</strong>Pertama, untuk menjadi bintang,<strong> k</strong>ita tidak boleh menyia-nyiakan keselamatan yang diberikan oleh Kristus. Benar yang dikatakan Billy Graham, “Percaya kepada Yesus tidak perlu bayar apa-apa, tapi untuk melayaniNya, anda harus membayar harga.” Banyak orang sepelekan keselamatan yang sudah diterimanya. Banyak persaingan yang mencoba mengambil Kristus yang ada dalam hati kita. Kenikmatan dunia, kekayaan, kesibukan, ketenaran dan banyak hal lain berusaha untuk mengambil posisi keselamatan yang harusnya ditempat utama dalam hidup kita. Matius 10:22 berkata, “<em>…tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.</em>” Banyak orang dapat menerima dengan mudah, tapi sulit untuk mempertahankan. Tidak sedikit orang Kristen yang kecewa sama gereja atau pendeta dan meninggalkan Kristus.  Jika anda mau bercahaya seperti bintang, pupuklah apa yang anda telah peroleh. Baca Firman Tuhan dan lakukannya. Jika anda digedor oleh tangan-tangan yang bernama kemakmuran; atau anda disodorkan peluang-peluang untuk berhasil dan dipamerkan yang namanya kenikmatan; tetaplah kerjakan keselamatan anda sampai akhir. Mungkin anda dapat menangkan banyak jiwa, tapi tetapkah anda mengerjakan keselamatan anda? Yudas 3-4 mengingatkan kita: “<em>Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus. Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.” </em>Banyak orang tahu untuk mempertahankan uang dan harta-bendanya supaya tidak dicuri. Tapi yang paling penting adalah anda harus mempertahankan keselamatan! Jangan tergoda untuk melakukan pelanggaran-pelanggaran.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 10.0px 0.0px; text-align: justify; text-indent: 36.0px; font: 12.0px 'Arial Narrow';"><strong>2) Dapat bersekutu dengan orang lain – menjadi team player (Fil 2:1-4)</strong>. Kita semua butuh orang lain. Ketika sebuah pelayanan berhasil, bukan karena saya tapi karena semua punya satu hati, satu jiwa, satu pikiran. Team player selalu memberi tempat kepada orang lain. Team player adalah mereka yang tidak mencari kepentingan sendiri karena dimana banyak orang berkumpul, pasti ada banyak agenda dan tujuan yang bermacam-macam. Team player bisa menerima orang lain apa adanya. Bisa bersekutu dengan orang lain karena didalam Kristus ada nasihat, kasih penghiburan, kasih mesra dan belas kasihan. Orang yang hebat adalah mereka yang bisa dengan rendah hati menganggap orang lain lebih utama. Bagaimana gereja bisa pecah? Hanya karena sombong. Sombong membuat perpecahan karena tidak mau dipimpin dan mau memberontak. Tersinggung sebenarnya adalah bentuk kesombongan yang paling berbahaya. Jika anda masih mudah tersinggung apalagi oleh hal-hal sepele, anda sebenarnya adalah orang yang sombong.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 10.0px 0.0px; text-align: justify; text-indent: 36.0px; font: 12.0px 'Arial Narrow';"><strong>3) Rendah hati (Fil 2:5-10)</strong>. Paulus mengajar supaya kita mengikuti teladan Kristus yang mengosongkan diriNya dan menjadi hamba. Rendah hati artinya tidak mempertahankan hak. Judul pada ayat-ayat ini adalah <em>Kenosis</em> – artinya sebuah perjalanan untuk menghamba; ilmu untuk mengosongkan diri dan merendahkan hati. Orang yang rendah hati adalah mereka yang mengambil pelayanan apa saja, bukan hanya yang top karena tujuannya mereka jelas – yang penting nama Kristus dimuliakan. Dibalik sebuah pelayanan gereja yang berhasil, ada banyak orang dibalik layar yang melayani tanpa pamrih. Merekalah yang seperti bintang-bintang bercahaya. Orang yang rendah hati tidak menganggap dirinya istimewa. Tapi dunia selalu menawarkan hal-hal yang membuat kita merasa khusus dan lebih hebat dari orang lain. Untuk menetralkan racun-racun dunia ini, terjunlah kedalam pelayanan. <em>Kenosis</em> tidak bisa hanya teori, harus dipraktekkan. Didalam pelayanan anda harus belajar menerima teguran, kritikan dan bahkan marahan orang lain walaupun mungkin anda seorang direktur diluar sana.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 10.0px 0.0px; text-align: justify; text-indent: 36.0px; font: 12.0px 'Arial Narrow';"><strong>4) Menjadi teladan (Fil 2:19-30)</strong>. Paulus berkata untuk hormati dua orang didalam Filipi pasal 2. Yang pertama adalah Timotius. Dia sehati, sepikir dan sungguh-sungguh perhatikan kepentingan jemaat. Orang yang kedua adalah Epafroditus. Dia adalah orang suruhan yang diutus oleh jemaat Filipi untuk mengurus Paulus yang sakit di Roma. Kerjaan Epafroditus setiap hari adalah merawat Paulus yang sedang sakit dengan setia. Setelah Paulus sembuh, dia yang jatuh sakit. Kenapa dia mau berkorban seperti itu? Jawabannya ada di Filipi 3:17 – “<em>Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.</em>” Rupanya, sifat pelayanan Epafroditus ini menjadi hebat karena dia mengikuti teladan Paulus. Dan Paulus mengikuti teladan Kristus. Ternyata, sistem pelayanan ini yang paling hebat. Mau menjadi bintang, anda harus menjadi teladan. Sebelum menyuruh orang baca Alkitab, anda harus baca dulu. Sebelum menyuruh orang datang lebih pagi ke gereja, anda datang lebih pagi dulu. Sebelum anda berkhotbah perpuluhan, anda bayar dulu. Sampai satu hari ada orang yang berkata, “Saya ikuti teladan dia”. Ini adalah efek <em>Pull</em> dimana orang tertarik dan mengikut karena mereka melihat teladan. GKNS jika mau menjadi gereja yang beda, garam yang berbeda, harus menjadi teladan. Karena penginjilan yang paling efektif bukan dari mulut tapi dari perbuatan dan sikap hidup. Menjadi teladan bukan hanya dari khotbah, tapi ditengah apapun yang anda sedang hadapi. Ketika orang berlaku tidak adil kepada anda; ketika semua orang korupsi; itulah kesempatan anda menjadi teladan dan bercahaya seperti bintang bersinar ditengah-tengah dunia yang bengkok hatinya dan sesat. Amin.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; text-indent: 36.0px; font: 12.0px 'Arial Narrow'; min-height: 14.0px;"> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mejatulis.com/blog/?feed=rss2&#038;p=849</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah komoditas yang paling berharga di dalam hidup ini ?</title>
		<link>http://mejatulis.com/blog/?p=847</link>
		<comments>http://mejatulis.com/blog/?p=847#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2011 16:08:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Focus]]></category>
		<category><![CDATA[bayar harga]]></category>
		<category><![CDATA[gairah]]></category>
		<category><![CDATA[komoditas]]></category>
		<category><![CDATA[mezbah]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Roh Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mejatulis.com/blog/?p=847</guid>
		<description><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Sesuatu yang menjadi pertanyaan manusia didalam setiap pergeseran ke tahun yang baru adalah tahun ini apa yang paling laku??  Tahun ini bisnis apa yang paling banyak peminatnya ??  Apa yang paling banyak dicari orang??</p> <p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; min-height: 13.0px;"> </p> <p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Kalau kita renungkan <p>Continue reading <a href="http://mejatulis.com/blog/?p=847">Apakah komoditas yang paling berharga di dalam hidup ini ?</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Sesuatu yang menjadi pertanyaan manusia didalam setiap pergeseran ke tahun yang baru adalah tahun ini apa yang paling laku??  Tahun ini bisnis apa yang paling banyak peminatnya ??  Apa yang paling banyak dicari orang??</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; min-height: 13.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Kalau kita renungkan yang paling berharga dan yang paling dicari manusia adalah semangat hidup dan vitalitas yang harus dijaga. Kalau kita memiliki komoditas ini, maka kita akan menghadapi hari-hari yang ada dengan sudut pandang yang lain. Ketika kita bangun di pagi hari, kita menatap hari ini adalah hari yang baru, apa yang kira-kira bisa terjadi didalamnya.  Dan ada juga orang-orang yang bangun di pagi hari dan menatap ke depan dan berkata, aduuh satu hari yang baru lagi; masalah apa yang saya harus hadapi didalamnya. Hanya satu yang berbeda diantara dua kondisi tersebut yaitu semangat hidup dan vitalitas.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; min-height: 13.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Pada saat seseorang memiliki semangat hidup dan vitalitas, maka apapun  yang dihadapi dan dalam situasi apapun yang sedang ada dalam kehidupannya, dia tidak mengalami suatu penderitaan atau tekanan, tetap akan berjalan dengan suatu kekuatan yang tidak pernah habis-habisnya.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; min-height: 13.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Didalam kehidupan bangsa Israel 4.000 tahun yang lalu, Tuhan menyatakan diri-Nya kepada bangsa Israel dalam bentuk api. (Imamat 6:12-13). Oleh sebab itu api yang ada ditengah-tengah mezbah harus tetap menyala dan harus dijaga dan tidak boleh diganti dengan api yang lain. Dari segala fenomena alam yang ada, maka Tuhan didalam kedaulatannya memilih untuk beridentifikasi dengan diri sendiri mewakili diri dengan sebagian karakter kita.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; min-height: 13.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Didalam tahun 2011 ini, kita koreksi diri kita, apakah ada api didalam kehidupan kita ?  Kalau didalam diri kita ada api, maka kita mengalami kehidupan di tahun 2011 ini dengan konstan; tidak naik dan tidak turun, tidak on dan off, tetapi dengan terus menerus atau stabil dan kemuliaan Allah bisa kita tampung dalam kehadiran kita. Tuhan menggambarkan sifat-Nya dengan gambaran api.  (Ibrani 12:29).</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; min-height: 13.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;"><strong>3 (tiga) hal yang melambangkan tentang api yaitu :</strong></p>
<ol style="list-style-type: decimal;">
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;"><strong><span style="white-space: pre;"> </span>Api melambangkan Roh Allah didalam manusia.</strong>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 2.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Didalam roh manusia ketika ada api Allah menyala didalamnya, maka roh manusia akan menyala. Hal yang membedakan manusia dengan ciptaan Tuhan lainnya adalah kepekaan akan Allah. Untuk itu ketika roh Allah ada didalam kita, kita harus jaga roh yang ada didalam diri kita agar selalu menyala. Roh manusia kita telah mati didalam dosa, tetapi didalam Kristus kita telah dipulihkan kembali.  Ketika Yesus terangkat naik ke sorga, Dia telah mengutus Roh Kudus sebagai penolong bagi kita. Dalam Kisah Para Rasul 2, ketika murid-murid Yesus sedang berdoa di loteng atas mereka menantikan janji Bapa, maka Roh Kudus memilih mencurahkan dirinya dalam bentuk lidah-lidah api. Dan Roh Kudus bisa mencurahkan dirinya dalam bentuk bemacam-macam ; api, burung merpati, angin, minyak dan banyak hal lainnya.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px 'Times New Roman'; min-height: 12.0px;"> </p>
</li>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;"><strong><span style="white-space: pre;"> </span>Api menggambarkan terang dan pengertian.</strong>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 2.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Tanpa terang hidup ini tidak berarti dan tanpa terang tidak ada definisi apa-apa, apakah itu benar atau salah, baik atau buruk, berfungsi / tidak berfungsi. Jadi terang itu hal yang sangat penting. Hal yang harus kita jaga adalah mata kita. Orang yang tanpa terang Allah yang api Allah telah padam dalam mezbah hatinya, maka ia tidak tahu mana yang bernar dan mana yang salah. Satu pertanyaan bagi kita, terang yang seperti apa yang menerangi hati kita sekarang ?  Apakah terang injil kemuliaan Allah atau terang yang lain ?  Tanpa terang injil, kita akan mengalami sesuatu yang terkutuk. Jadi biarlah terang injil yang selalu menerangi dan menjaga hati kita.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 21.3px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; min-height: 13.0px;"> </p>
</li>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;"><strong><span style="white-space: pre;"> </span>Api melambangkan gairah dan motivasi</strong>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 2.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Dalam kitab Kidung Agung 8:6 menyatakan cinta yang kuat seperti maut dan menggairahkan dan nyala apinya seperti nyala api Tuhan. Kita cek dalam diri kita apakah masih ada kegairahan dalam melayani Dia ?  Kalau kualitas pelayanan kita lama-lama turun, berarti api roh kita telah mati karena tidak ada terang yang baru untuk memotivasinya.  Dan biarlah roh kita selalu menyala-nyala melayani Dia. Sebaiknya kita mempersiapkan diri dengan baik, sehingga ketika momentum itu datang kita telah siap, jangan seperti kisah gadis-gadis yang bodoh dalam Matius 25:1-13.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 21.3px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; min-height: 13.0px;"> </p>
</li>
</ol>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;"><strong>Timbul pertanyaan dalam diri kita, bagaimana kita jaga agar api kita tetap menyala ?</strong></p>
<ol style="list-style-type: decimal;">
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;"><strong><span style="white-space: pre;"> </span>Minta perjumpaan yang baru dengan Tuhan.</strong></li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 2.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Maksudnya saat teduh dan hanya Tuhan yang bisa memberikan perjumpaan yang baru pada kita.  Ketika kita mendekat dengan Tuhan, maka Ia akan mendekat pada kita. Momentum atau saat perjumpaan yang baru dengan Tuhan adalah harus Tuhan yang mengadakan dan kita tidak boleh menerima dari orang lain yang akan membawa kita ke arah yang salah.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 21.3px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; min-height: 13.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;"><strong><span style="white-space: pre;"> </span>Bayar harga.</strong></li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 2.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Kita menaruh persembahan kita di atas mezbah. Seringkali kita bicara pada Tuhan, kalau kita mau berjumpa dengan Tuhan, mau mengalami pengalaman pribadi yang baru dan segar dengan Tuhan, tetapi nyatanya seringkali pula tidak berani membayar harga, sebab kedagingan kita masih menguasai.  Dalam kitab Roma 12:1-2, kita taruh persembahan kita diatas mezbah, kita harus matikan keinginan daging kita dan hidup menyenangkan hati Tuhan senantiasa. Sebab apapun yang kita miliki, kita taruh diatas mezbah Tuhan supaya api kemuliaan Tuhan turun atas kita.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 21.3px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; min-height: 13.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;"><strong><span style="white-space: pre;"> </span>Memeriksa mezbah kita pagi dan petang.</strong></li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 2.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Dalam kitab 1 Tawarikh 16:40, dikatakan mempersembahkan korban bakaran pada pagi dan petang, sebelum matahari terbit dan sesudah matahari terbenam artinya sebelum kita memulai hari kita dan sesudah kita menyelesaikan hari kita, kita harus ada waktu memeriksa diri kita, apakah api roh kita masih murni atau tidak? Masih menyala atau tidak?   Pastikan bahwa segala sesuatu yang berpotensi untuk mematikan api itu kita singkirkan dan jangan jauhkan diri kita dari pertemuan-pertemuan ibadah yang sangat menguatkan kita  dan menjadikan api kita tetap menyala.</p>
</ol>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri;">Kita harus menjaga api dalam diri kita, karena api adalah semangat hidup  yang merupakan suatu komoditas yang paling berharga dalam hidup ini. Jadikan tahun 2011 ini tahun penuh pengharapan dan agar setiap kita diperbaharui lebih lagi untuk menjadi yang terbaik.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; min-height: 13.0px;"> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mejatulis.com/blog/?feed=rss2&#038;p=847</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Up – 7 Kualitas Mentalitas Penuai</title>
		<link>http://mejatulis.com/blog/?p=845</link>
		<comments>http://mejatulis.com/blog/?p=845#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2011 09:48:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Focus]]></category>
		<category><![CDATA[7 Kualitas Mentalitas Penuai]]></category>
		<category><![CDATA[penuai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mejatulis.com/blog/?p=845</guid>
		<description><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;">Selamat memasuki tahun baru 2011. Tahun ini gereja kita akan masuk ke dalam tahun tuaian besar. Wahyu 14:14 memberikan gambaran bahwa di akhir jaman akan ada dua tuaian besar yang akan terjadi segera. Tuaian pertama adalah tuaian orang benar. Dikatakan bahwa “sudah tiba saatnya dan tuaian di bumi sudah masak.” Artinya waktunya sudah tepat dan kita semua harus segera memanfaatkan <p>Continue reading <a href="http://mejatulis.com/blog/?p=845">7 Up – 7 Kualitas Mentalitas Penuai</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;">Selamat memasuki tahun baru 2011. Tahun ini gereja kita akan masuk ke dalam tahun tuaian besar. Wahyu 14:14 memberikan gambaran bahwa di akhir jaman akan ada dua tuaian besar yang akan terjadi segera. Tuaian pertama adalah tuaian orang benar. Dikatakan bahwa “sudah tiba saatnya dan tuaian di bumi sudah masak.” Artinya waktunya sudah tepat dan kita semua harus segera memanfaatkan kesempatan ini. Kalau terlambat maka tuaian ini akan membusuk, atau bahkan dicuri orang lain. Kalau kita sampai terlambat akibatnya mengerikan. Tuaian kedua dalam Wahyu 14 ini adalah tuaian jiwa-jiwa yang akan mengalami murka Allah. Ada orang-orang di sekitar saudara yang akan mengalami murka Allah yang perlu menerima berita keselamatan.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria; min-height: 14.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;"><strong>GKNS Agape</strong> harus bangkit dan masuk dalam gerakan penuaian pertama. Kita semua harus mempersiapkan diri dalam memasuki tahun tuaian besar ini. Ada 7 Up – tujuh kualitas mental yang harus dimiliki oleh kita semua sebagai penuai. 7 up ini akan kita gali dari kitab Filipi pasal pertama melalui ajaran Paulus kepada jemaat Filipi yang adalah buah pertama dari penginjilan yang dilakukan oleh Paulus sebelum akhirnya Injil tersebar kepada orang-orang non Yahudi ke Eropa dan bahkan ke seluruh dunia.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria; min-height: 14.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;">7 Mentalitas Penuai yang perlu kita miliki dalam memasuki tahun tuaian besar:</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria; min-height: 14.0px;"> </p>
<ol style="list-style-type: decimal;">
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;"><strong>Upward</strong> – Pelayanan dengan mata tertuju kepada Kristus (ayat 1-2)</li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;">Paulus memulai surat ini dengan memperkenalkan diri sebagai hamba Kristus Yesus  (Duolos). Hamba artinya ia selalu melihat kepada tuannya, TuhanNya bukan untuk kepentingan diri sendiri. Banyak orang yang melayani di gereja bukan untuk Kritus tapi untuk diri sendiri. Mencari pujian orang lain, mudah tersinggung, marah, iri hati adalah indikator adanya kepentingan diri sendiri. Penuai sejati seperti Paulus mempunyai tujuan jelas melakukan apa yang diinginkan oleh Kristus, bukan program organisasi apalagi pribadi. Dalam Yohanes 12:32 dikatakan “Apabila Aku ditinggikan maka akan menarik semua orang.”</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 36.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria; min-height: 14.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;"><strong>Update</strong> – Selalu memelihara api dan semangat melayani (ayat 3-5) </li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;">Paulus memuji persekutuan yang ada dalam jemaat Filipi dalam Berita Injil mulai dari hari pertama sampai dengan saat itu.  Paulus mengucap syukur karena jemaat Filipi, mulai dari tiga orang dimenangkan yaitu Lydia, tukang kain dari Laodikia, perempuan penyihir dan kepala penjara berubah menjadi sebuah komunitas yang bersekutu bersama Paulus dalam memberitakan Injil. Jelas ini semua bisa terus berlangsung karena ada pemeliharan semangat. Ada motivasi dari dalam, bukan karena mau dilihat orang. Setiap kita wajib menjaga api ini. Jangan katakan dulu saya hebat, lima tahun yang lalu saya bisa melakukan ini dan itu, tahun 2010 saya dipakai Tuhan secara luar biasa. Tetapi kita harus menatap ke depan dan menjaga pelayanan yang Tuhan percayakan sampai hari ini dan terus. Jangan biarkan harta, keberhasilan, kekecewaan, kepahitan, kemarahan, mengambil dan memadamkan api saudara. Terus semangati diri sendiri sekalipun berada di tengah kesibukan, begitu padatnya agenda dan program yang direncanakan atau pun sedang berada dalam pergumulan. Kita perlu terus menerus menjaga api dan melayani Tuhan. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan (Roma 12:11).</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 36.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria; min-height: 14.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;"><strong>Up Grade &#8211; </strong> Siap dan rela di proses untuk menjadi lebih baik (ayat 6-8) </li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;">Kita melayani Tuhan oleh karena panggilan dan kesempatan yang diberikan oleh Tuhan Yesus. Ia yang sudah memilih dan memulainya akan terus menerus meningkatkan (up grade) pekerjaan yang baik sampai pada hari kedatangan Kristus Yesus. Para penuai harus siap dan rela dibentuk dalam setiap kondisi baik itu kegagalan atau keberhasilan. Ini semua adalah bagian dari proses kenaikan kelas. Dalam dunia usaha sering dijumpai kata “<em>continual improvement</em>” yang artinya adalah peningkatan yang berkesinambungan dan tidak pernah berhenti. Orang Jepang memakai istilah “Kaizen” yang artinya peningkatan harus terjadi setiap hari meskipun hanya sedikit. Sebagai pelayan Tuhan kita tidak boleh berpuas diri, tidak boleh cepat menyerah, jangan malas untuk belajar, terus up grade dirimu, siap belajar dalam menghadapi perubahan jaman. Lihat, berdoa, terus kerjakan. Allah belum berhenti beracara untuk saudara sampai dengan hari ini, jadi jangan saudara berhenti. Tangan Tuhan sedang merenda suatu karya yang agung mulia dalam diri saudara. Saatnya kan tiba nanti saudara akan melihat indahnya karya-Nya dalam diri saudara.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 36.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman'; min-height: 15.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;"><strong>Up Scale</strong> – Kasih yang makin melimpah (ayat 9) </li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;">Kasih ada skalanya. Yang paling dasar sampai dengan yang paling tinggi adalah kasih kepada diri sendiri, kemudian kasih kepada anak-anak, suami istri, di atasnya adalah mengasihi orang lain di luar dari lingkungan keluarga seperti tetangga, jemaat, teman kerja dan yang paling tinggi adalah  mengasihi orang yang tidak dikenal. Ada tingkatan kasih yang makin bertambah terhadap orang yang sudah diselamatkan dan apalagi orang yang belum diselamatkan. Meteran atau timbangan kasih yang saudara miliki harus makin melimpah. Skala kasih yang dimiliki Paulus makin tinggi terlihat dengan makin dalam, makin erat dan dekat hubungannya dengan jemaatnya. Peliharalah kasih karena kasih dalam dunia ini makin lama makin dingin. Seorang penuai mempunyai kasih yang makin lama semakin dalam dan makin berkembang. Sudah sampai dimana skala kasih yang saudara miliki?</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman'; min-height: 15.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;"><strong>Up Skill</strong> – Melimpah dalam pengetahuan, pengertian dan buah kebenaran (9-11)</li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;">Penuai siap menambah pengetahuan, tidak malas meningkatkan kapasitas dirinya, makin banyak meningkatkan kebiasaan menggali Firman Tuhan. Tingkatkan kemampuan pengetahuan dalam hidup ini. Kalau perlu belajar bahasa yang lain seperti Mandarin, Inggris. Sekarang ini di Amerika bahasa Mandarin menjadi bahasa yang paling banyak dipelajari di atas bahasa Inggris. Belajarlah ilmu ekonomi yang sedang berkembang saat ini agar saudara tahu keadaan dunia. Saat ini mendapatkan ilmu pengetahuan sangat murah dan mudah, tidak seperti dulu yang harus mengantre di perpustakaan. Sekarang berbagai macam buku dapat di down load gratis lewat internet. Yang penting kalau saudara mau pasti saudara mampu meningkatkan diri. Sehingga kalau ada yang bodoh berarti musuh utamanya adalah kemalasan bukan tidak adanya pengetahuan. Saudara juga perlu up skill komputer dan internet agar saudara bisa semakin mudah untuk mengakses pengetahuan yang makin melimpah dengan cepat dan murah.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman'; min-height: 15.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;"><strong>Up Beat</strong> – Memiliki sukacita apa pun yang terjadi (12– 26)</li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;">Up beat adalah bersukacita (<em>joy</em>). Ini tidak sama dengan gembira (<em>happy</em>). <em>Happy</em> dari kata <em>happening</em> yang tergantung pada keadaan sekitar. Sukacita tetap ada sekalipun dalam keadaan yang tidak menyenangkan karena tidak tergantung pada keadaan sekitar. Paulus mempunyai tujuan yang jelas yaitu kemajuan Injil. Asal tujuan itu tercapai maka dia tetap sukacita meskipun menanggung kesengsaraan dan sedang berada dalam penjara. Hal-hal yang lain menjadi tidak penting baginya. Apa yang Paulus lakukan tidak bergantung pada emosi, bahkan dia tidak terlalu memusingkan motivasi dan tanggapan orang lain, asal dia terus menjaga motivasi dirinya dan Injil diberitakan. Inilah rahasia untuk tetap bersuka cita. Pertama, harus tahu dan jelas apa yang kita inginkan. Tujuan harus jelas yaitu bekerja memberi buah (22). Kedua, tidak ikut campur urusan orang lain, tidak iri, tidak takut komentar orang lain. Ketiga, sukacita bukan urusan emosi tetapi  urusan tekad bagaimana Kristus nyata dalam hidupku (20).</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 36.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman'; min-height: 15.0px;"> </p>
<li style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;"><strong>Up Size</strong> – Hidup yang berpadanan dengan Injil Kristus (27-30) </li>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;">Besarkan ukuran hidupmu. Jiwa saudara perlu dibesarkan untuk tetap teguh berdiri dalam goncangan dan badai yang menerpa. Bertekunlah terus dalam memberitakan Injil. Bersehatilah dan kompak sebagai <em>team player</em> dengan jemaat yang lain. Belajarlah untuk mudah menerima keadaan dan mengampuni kesalahan orang lain. Jangan hidup ini dijalani hanya untuk diri sendiri, tetapi arahkan pandanganmu kepada pemberitaan Injil Kristus.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 36.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria; min-height: 14.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px Cambria;">Dunia ini penuh kesedihan. Buktinya lagu dan film sedih sangat laku dijual. Banyak orang di luar sana yang perlu berita mengenai pengharapan, sukacita dan keselamatan. Sebagai orang-orang percaya pengikut Kristus, saudara harus optimis dan memiliki mentalitas penuai dalam memasuki tahun tuaian besar 2011. Hidup saudara harus mempunyai cita-cita yang tinggi dan bertumbuh. Bukan hanya bertumbuh secara biologi, tetapi <em>zoe</em> yaitu memiliki kehidupan dengan dorongan Injil yang meluap dari dalam. Seorang penuai mempunyai cita- cita lebih tinggi dari kehidupan biasa sehari-hari. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kehidupan kita dalam iman menuju kepada kesempurnaan dengan tekun memikul salib untuk mendapatkan sukacita yang telah Dia sediakan bagi saudara dan orang-orang yang akan menanggapi kabar keselamatan.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 36.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman'; min-height: 15.0px;"> </p>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mejatulis.com/blog/?feed=rss2&#038;p=845</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

